Article Detail
Pembinaan Guru Batita : " Memperkuat Panggilan sebagai Guru Tarakanita"
Pembinaan Guru Batita “Memperkuat Panggilan sebagai Guru Tarakanita”
YOGYAKARTA – Dalam upaya menyelaraskan visi,
misi, dan nilai-nilai spiritualitas dengan lembaga, sebanyak 31 guru muda yang
memiliki masa kerja 0 - 3 tahun di lingkungan Yayasan Tarakanita Kantor Wilayah
Yogyakarta mengikuti kegiatan Pembinaan Guru Bawah Tiga Tahun (BATITA) tahun
ajaran 2025–2026. Kegiatan berlangsung selama dua hari, dimulai pada hari Jumat
hingga Sabtu, 05 - 06 Juni 2026, bertempat di RPCB Syantikara, Yogyakarta.
Kegiatan ini dirancang untuk membekali para guru muda agar tidak hanya
sekadar menjalankan rutinitas mengajar, tetapi juga mampu menghidupi panggilan
mereka sebagai mitra karya Kongregasi Suster Suster Cinta Kasih Santo Carolus Borromeus
dengan meneladani semangat Bunda Elisabeth Gruyters dan Santo Carolus Boromeus
serta nila-nilai yang diperjuangkan Yayasan Tarakanita yaitu nilai Cc5+.
Penyelarasan Visi dan Spiritualitas
Pada hari pertama, peserta diajak untuk mendalami nilai-nilai dasar
Tarakanita serta menerapkan strategi adaptasi melalui metode pipeline
leadership dan paradigma inside-out. Sr. Theresetta Emi Suwastini CB.
(Kepala Kantor Yayasan Tarakanita Wilayah Yogyakarta), Bapak Aleksandrea Tri
Amboro (Kepala Divisi Pendidikan Kanwil. Yogyakarta), dan Ig. Kingkin Teja
Angkasa (Yayasan Kawan Tumbuh) selaku fasilitator menekankan pentingnya sinergi
antargenerasi dan sikap mau berbenah di lingkungan sekolah. Para fasilitator
berharap, sebagai guru muda, para peserta diharapkan menjadi suri tauladan yang
peka terhadap perubahan, bertanggung jawab, dan memberikan usaha terbaik dalam
melayani peserta didik berdasar pada semangat yang telah diwariskan oleh Bunda
Elisabeth Gruyters dan Santo Carolus Boromeus serta nilai Cc5+, sehingga dapat menghasilkan para peserta didik
yang Cerdas Berintegritas.
Dinamika Kelompok dan Panggilan Hidup
Memasuki hari kedua, materi yang dipandu oleh Bapak HJ. Sriyanto dan Bapak
Ig. Kingkin Teja Angkasa lebih menekankan pada aspek kolaborasi dan kerja sama
tim. Melalui berbagai dinamika kelompok dan
aktivitas luar ruangan, para peserta
diajak untuk mengedepankan nilai Cc5+ dan "RASA" (Rangkul,
Ajeni, Sokong, Angkat) dalam keseharian mereka di sekolah.
Para peserta didorong untuk memandang profesi guru sebagai panggilan
hidup yang membutuhkan komitmen jangka panjang. Peserta diajak untuk memiliki
kontrol diri, menciptakan ruang aman dalam berpendapat, dan senantiasa
bersyukur dalam menghadapi tantangan di lapangan. Dan sikap-sikap tersebut
merupakan perwujudan dari nilai Cc5+ Tarakanita yang harus terus
dihidupi dalam jiwa para pendidik di lingkungan Yayasan Tarakanita.
Refleksi dan Evaluasi Kegiatan
Secara keseluruhan, rangkaian pembinaan berjalan dengan lancar dan
mendapatkan respons positif dari para peserta. Para peserta merasa materi yang
disampaikan sangat inspiratif dan relevan dengan kebutuhan mereka di awal masa
pengabdian selain itu mereka juga dapat semakin mengenal Yayasan Tarakanita
yang saat ini menjadi bagian dalam perjalanan mereka melayani sesama.
Melalui pembinaan ini, diharapkan para guru muda Tarakanita semakin
tangguh, memiliki daya juang tinggi, dan mampu berkontribusi nyata dalam
mencetak generasi yang cerdas, utuh, dan berbela rasa, sesuai dengan semangat
pelayanan dan nilai yang diperjuangkan di lingkungan Yayasan Tarakanita.
Penulis : E. Emy Setyowati ( SDM Kantor Wilayah Yogyakarta)
Galeri Kegiatan :


-
there are no comments yet