Article Detail


FGD Strategi TKA Jenjang SD & SMP

“ FGD STRATEGI TKA JENJANG SD DAN SMP “

Secara historis, Daerah Istimewa Yogyakarta adalah satu-satunya provinsi yang tetap mempertahankan ujian standar daerah dengan adanya Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah (ASPD) pasca penghapusan Ujian Nasional (UN). ASPD digunakan sebagai instrumen pemetaan mutu sekaligus alat seleksi masuk jenjang sekolah yang lebih tinggi terutama bagi sekolah negeri. Kini ada kebijakan baru dari pusat melalui pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berskala nasional. Tujuan TKA hampir sama seperti ASPD yaitu untuk menciptakan standar evaluasi yang lebih seragam di seluruh Indonesia.

Asesmen model baru yaitu TKA sudah terlaksana pada jenjang SMA pada bulan November 2025 yang lalu. Bagi sekolah Tarakanita di wilayah Yogyakarta, pelaksanaan ASPD ataupun nantinya TKA dapat digunakan untuk memetakan prestasi sekolah berdasarkan posisi. Hal ini menjadi salah satu strategi membangun image/reputasi sekolah berdasarkan kualitas akademik yang ternyata juga mempengaruhi pada proses penerimaan peserta didik baru.

Sehubungan dengan hal tersebut dan mengacu pada program kerja kantor wilayah, Divisi Pendidikan Wilayah Yogyakarta mengadakan pertemuan dalam rangka persiapan TKA bagi jenjang SD dan SMP. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026 pukul 13.00 – 15.00 WIB di Ruang Pertemuaan Divisi Pendidikan Kantor Wilayah.

Pertemuan dipimpin oleh  Bapak Aleksandrea Tri Amboro, S.P.d., M.M. selaku Kepala Divisi Pendidikan Wilayah Yogyakarta dan dihadiri oleh kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum (Wakakur) jenjang SD dan SMP yaitu Ibu Hagustina Novi Kristiyanti, S.Pd. Kepala SD Tarakanita Ngembesan, Bapak Mateus Saparyanto, S.Pd. Wakakur SD Tarakanita Bumijo, Ibu Brigitta Andriani Lestari, S.Pd. Wakakur SMP Stella Duce 1,  Ibu Anastasia Beni Indrawati, S.Pd Wakakur SMP Stella Duce 2 juga diikuti oleh Ibu Retna Pusparini serta Ibu Victoria Wikanti Widaninggar keduanya selaku staf Divisi Pendidikan. Adapun topik pembahasan dalam pertemuan di antaranya:

1.      Pemahaman Umum Terkait TKA

2.      Pandangan Lembaga Terkait TKA

3.      Pandangan Sekolah Tarakanita Wilayah Yogyakarta Terkait TKA

4.      Potret Capaian Peringkat Tryout/ Latihan TKA Serta Target Yang Diharapkan

5.      Melihat Persiapan TKA Sekolah Lain, Terutama Yang Sering Menduduki Peringkat Tinggi Dalam ASPD (Tahun Sebelumnya)

6.      Program/Strategi Yang Sudah Disiapkan/Dijalankan Oleh Sekolah Tarakanita Yogyakarta

7.      Suport Yang Diharapkan Unit Sekolah Dari Yayasan/ Kantor Wilayah

 

Hasil dari topik pembahasan tersebut di atas tentunya menambah informasi, wawasan, dan pengetahuan unit sekolah dalam rangka mempersiapkan TKA. Kesimpulan pertemuan menurut Bapak Aleksandrea Tri Amboro, S.P.d., M.M. selaku Kepala Divisi Pendidikan Wilayah Yogyakarta adalah setiap sekolah mempunyai pilihan dalam upaya mempersiapkan peserta didik menghadapi TKA. Pilihan tersebut cenderung dipengaruhi oleh bagaimana sudut pandang sekolah terhadap TKA. Pilihan serta pandangan tersebut (bisa jadi) akan berdampak pada hasil TKA nantinya.

Sebagai informasi pelaksanaan TKA untuk jenjang SMP akan dilaksanakan pada 6-16 April 2026 sedangkan jenjang SD pada 20-30 April 2026. Harapannya dengan adanya asesmen model baru yaitu TKA, sekolah Tarakanita melaksanakannya bukan sekadar sebagai agenda rutin namun bisa memaknainya dengan tujuan membantu peserta didik mengetahui kemampuan diri dan menciptakan kemajuan dalam budaya belajar.

 

Penulis : Victoria Wikanti Widaninggar, Staf TU Divisi Pendidikan Wilayah Yogyakarta


Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment